Rabu, 22 Februari 2017

Masih Menunggu

|
Aw, minggu ini pasti minggu terbanyak saya menghabiskan waktu untuk menulis di tumblr. Bukan sekadar reblog sana-sini, tetapi sungguh menulis sebagai momen ‘curhat’ sejenak.
Jadi, fufu. 
Masih belum jauh-jauh dari tema yang sama seperti beberapa hari belakangan, road to ‘presentasi proposal skripsi’. Nah sekarang pukul 22.41 dan saya beserta teman-teman saya yang lain sedang menunggu pengumuman jadwal maju ujian proposal. Hingga sampai saat ini, jadwal resmi masih belum diturunkan. Saya masih menunggu para dosen dan saya rasanya ingin segera minggu depan saja.
Tidak ada yang menarik dari hal yang bernama ‘menunggu’. Menunggu bagi saya tidak pernah berarti tenang. Sejak dulu saya benci menunggu. Dan menunggu di detik-detik terakhir seperti ini rasanya sungguh sangat menyiksa. 
Rasanya seperti tengah menemani bom waktu yang akan meledak sewaktu-waktu.
Ah, bom waktu itu mungkin perasaan saya sendiri.
Saya belum tenang untuk menutup mata dan tidur. Tetapi menunggu seperti ini sekaligus membuat saya berharap tidur saja sehingga tidak perlu merasa cemas mengenai jadwal proposal. Simply, karena tidak ada yang bisa saya lakukan. Dimanapun, menunggu selalu hanya berarti satu. Sabar.
- Selamat malam -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

just give me your best comment :)